Banner
jogja belajar
Login Member
Username:
Password :
Fans Page fb
Agenda
21 January 2018
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jajak Pendapat
Fullday School, siswa beraktifitas penuh di sekolah, pendapat Anda?
Setuju
Tidak Setuju
Tidak Peduli
  Lihat

Ujian Sekolah Sebagai Penentu Kelulusan T.P 2014/2015

Tanggal : 03/24/2015, 15:02:34, dibaca 821 kali.

Spensaka News - Penentuan kelulusan peserta didik memasuli babak baru. Setelah sekian puluh tahun kita dihadapkan pada mata pelajaran unas (Bahasa Indonesia Matematika, IPA dan Bahasa Inggris) sebagai standar nasional untuk meluluskan peserta didiknya di jenjang SMP, maka pada tahun 2015 ini Kemendikbud melalui Bapak Menteri Anies Baswedan membuat kebijakan baru, bahwa kelulusan peserta didik ditentukan melalui Ujian Sekolah yang diselenggarakan oleh masing-masing sekolah. Dengan demikian sekolah memiliki andil besar untuk meluluskan peserta didiknya tanpa campur tangan dari pusat. Akan tetapi dasar saringan standar nilai untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya (Sekolah Menengah) masih menggunakan acuan 4 mapel Unas.
Pelaksanaan Ujian Sekolah di Provinsi DI. Yogyakarta dimulai tanggal 23 Maret – 4 April 2015. Penyelenggaraan Ujian Sekolah di SMP N 1 Kalasan sendiri sesuai jadwal dimulai pada tanggal 23 Maret 2015, dan akan berakhir pada tanggal 28 Maret 2015 dengan 12 mapel yang diujikan.

Berikut Jadwal Ujian Sekolah di SMP Negeri 1 Kalasan Tahun Pelajaran 2014/2015.

No    Hari / Tanggal                      Waktu                    Mata Pelajaran Uji
1.    Senin, 23 Maret 2015     07.30 – 09.00     1. Pendidikan Agama
                                                     09.30 – 11.30     2. Bahasa Indonesia
2.    Selasa, 24 Maret 2015    07.30 – 09.30     1. Matematika
                                                     10.00 – 11.30     2. PKn
3.    Rabu, 25 Maret 2015      07.30 – 09.30     1. Bahasa Inggris
                                                     10.00 – 11.30      2. Bahasa Jawa
4.    Kamis, 26 Maret 2015    07.30 – 09.30      1. IPA
                                                     10.00 – 11.30     2. Mulok 2 (Seni Tari)
5.    Jum’at, 27 Maret 2015    07.30 – 09.00     1. IPS
                                                      09.30 – 11.00     2. TIK
5.    Sabtu, 28 Maret 2015     07.30 – 09.00     1. Penjas Orkes
                                                      09.30 – 11.00     2. Seni Budaya

Sesuai dengan Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0031/P/BSNP/III/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 pada Bab VII dijelaskan bahwa kelulusan peserta didik SMP ditentukan sebagai berikut.
1.Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:
    a.menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
    b.memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan
    c.lulus Ujian  Sekolah/Madrasah/Pendidikan   Kesetaraan (ujian S/M/PK)

2.Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan formal ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru.

3.Kelulusan peserta didik ditetapkan setelah satuan pendidikan menerima hasil UN peserta didik yang bersangkutan.

4.Peserta  didik  dinyatakan  lulus Ujian SMP/MTs, apabila  peserta  didik telah   memenuhi   kriteria   kelulusan   yang 
   ditetapkan   oleh   satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.

5.Kriteria  kelulusan  perserta  didik  dari  Ujian  PK  untuk  semua  mata pelajaran  ditetapkan  oleh  Dinas  Pendidikan
   Provinsi  melalui  rapat bersama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

6.Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 5 diperoleh dari:
    a.Gabungan antara nilai Ujian S/M dan nilai rata-rata rapor semester I, II, III, IV, dan V untuk SMP/MTs  dan SMPLB
      dengan pembobotan 30% sampai dengan 50% untuk nilai Ujian S/M dan pembobotan 50% sampai dengan 70% untuk
       nilai rata-rata rapor.
    b.Nilai  S/M  yang  dikirimkan  ke  Panitia  UN  Tingkat  Pusat  harus diverifikasi oleh Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota
       dan Tingkat Provinsi,  dan  tidak dapat  diubah  setelah  diterima  oleh Panitia  UN Pusat.

7.Pembulatan Nilai S/M yang merupakan gabungan dari nilai Ujian S/M dan nilai rata-rata  rapor dinyatakan  dalam rentang
  0 sampai dengan 100 dengan ketelitian satu angka di belakang koma.

Sedangkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 144 Tahun 2014 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Dari Satuan Pendidikan Dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Dan Ujian Nasional menyebutkan Kriteria Kelulusan Peserta Didik Dari Satuan Pendidikan sebagai berikut.
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:
    a.menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
      untuk SMP/MTs dan SMPLB apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas VII sampai dengan kelas IX;
    b.memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran;
      kriteria nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran ditetapkan oleh satuan pendidikan
    c.lulus Ujian US/M/PK;
      kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian S/M/PK untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh satuan pendidikan
      berdasarkan perolehan Nilai S/M/PK
    d.lulus UN.

Kriteria  kelulusan peserta didik  mencakup mínimal rata-rata nilai dan mínimal nilai setiap mata pelajaran yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Nilai S/M/PK diperoleh dari gabungan:
    a.Rata-rata nilai rapor dengan bobot 70%. Semester I  sampai dengan semester V  pada SMP/MTs, SMPLB, dan Paket
      B/Wustha;
    b.Nilai Ujian S/M/PK dengan bobot 30%.

Kriteria  kelulusan peserta didik untuk Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB/SMK/MAK, Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C  adalah:
    a. NA setiap mata pelajaran yang diujinasionalkan paling rendah 4,0 (empat koma nol); dan
    b. rata-rata NA untuk semua mata pelajaran paling rendah 5,5 (lima koma lima).

Nilai Akhir (NA) merupakan gabungan Nilai  S/M/PK dan Nilai UN dengan bobot  50% Nilai S/M/PK dan   50% Nilai UN.
 
Kelulusan peserta didik dari:
    a. SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK/MAK ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan yang bersangkutan dalam
       rapat dewan guru.
    b. Program Paket B/Wustha  dan  Program Paket C ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan yang bersangkutan
       dalam rapat dewan tutor bersama Pamong Belajar pada SKB Pembina.

Sumber: http://bsnp-indonesia.org dan http://kemdikbud.go.id



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar fb dari tulisan berita diatas

 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas