Banner
jogja belajar
Login Member
Username:
Password :
Fans Page fb
Agenda
21 January 2018
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jajak Pendapat
Fullday School, siswa beraktifitas penuh di sekolah, pendapat Anda?
Setuju
Tidak Setuju
Tidak Peduli
  Lihat

Nabiyya Perennia, Roro Jonggrang Spensaka Menuju FLS2N SMP 2014 Nasional

Tanggal : 10/11/2014, 08:15:17, dibaca 1432 kali.

SpensakaNews. Bercerita merupakan bentuk penerapan komunikasi verbal dan visual. Orang tua memiliki cara yang unik dalam menyampaikan pesan moral kepada anak-anaknya. Anak mana yang tidak tertarik ketika orang tua kita mendongengkan sebelum tidur. Imajinasi wujud dan sifat tokoh mampu membawa anak-anaknya untuk selalu menantikan cerita berikutnya disetiap malam. Daya magis mendongeng ini tampaknya memberikan pesan yang dapat terus melekat ketika mereka tumbuh dewasa sampai kemudian menurunkannya kepada anak-anak mereka di masa yang akan datang. Bukan isapan jempol belaka, bahwa kegiatan mendongeng merupakan bekal pendidikan anak usia dini. Bagaimana perbuatan, kata-kata, teladan, sikap, dan karakter dapat tersimpan di memori anak dengan tepat dan ditaati dikemudian hari merupakan  buah dari pendidikan karakter orang tua mereka.

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) merupakan agenda tahunan Kementerian Pendidikan Nasional yang dimulai tahun 2008. Tujuan dari FLS2N ini adalah untuk memfasilitasi dan memotivasi peserta didik yang mempunyai bakat di bidang seni, agar dapat meningkatkan skill dan kemampuan sesuai dengan bidang seni yang dimilikinya. Kegiatan ini juga dalam rangka pembentukan sikap atau karakter yang penuh dengan kreativitas, rasa persahabatan dan kebangsaan yang tinggi antar sesama peserta didik untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Story telling merupakan kalimat lain untuk menyebut aktivitas bercerita, tetapi dalam bahasa Inggris. Tidak harus orang tua, anak sekolah juga bisa berimajinasi dengan cerita yang dibawakan, walaupun yang bercerita itu sendiri belum pernah mengalaminya. Aneh memang jika kemudian mereka bisa menjabarkan dan membawa audience ikut masuk kedalam cerita tersebut, inilah kehebatan pencerita. Terkait dengan pembelajaran Bahasa Inggris siswa di kelas, kegiatan story telling menjadi "praktik kerja lapangannya" siswa dalam memahami, menerapkan dan menyampaikan cara ber-bahasa Inggris yang baik dan benar.

Mari kita kenal lebih dalam mengenai story telling. Story telling menekankan pada aspek kebermaknaan dan kejelasan dalam proses komunikasi pembawa cerita dengan penonton dan aspek kreativitas dalam menginterpretasikan isi cerita, mengembangkan alur cerita, serta dalam cara penyajiannya secara lisan. Story telling bertujuan mengembangkan kreativitas siswa SMP dalam menginterpretasikan isi cerita, mengembangkan cerita, serta dalam cara menyampaikan cerita secara lisan. Kreativitas tersebut perlu didukung oleh proses komunikasi verbal dan non verbal dengan penonton secara bermakna dan efektif, serta penggunaan bahasa Inggris secara ekspresif dengan tepat dan lancar. Bercerita tidak sama dengan bermain drama atau sandiwara. Dalam bercerita, kejelasan, kebermaknaan, dan kedekatan emosional dengan penonton jauh lebih penting daripada gerakan seni peran. Adapun setiap peserta story telling diharuskan menyampaikan dua cerita. Yang pertama mengenai cerita lokal atau dari daerah tertentu di Indonesia dan yang kedua cerita asing atau dari negara lain di seluruh dunia. Tidaklah harus sesuai alur sesungguhnya, cerita ini dapat disadur dari cerita yang sudah ada atau dikarang sendiri oleh peserta. Yang terakhir, untuk menyampaikan tiap-tiap cerita, tiap peserta hanya diberi waktu selama 5 sampai dengan 6 menit untuk menghipnotis audience dengan cerita yang dibawakan.

Baik kita sudah mengetahui apa itu luas nya story telling, panjang dan lebar. Kenapa berita ini ada, ya tentu saja ada yang spesial disini. Banyak yang belum tahu bahwa siswi cantik ini jago dalam bercerita dalam bahasa Inggris. Bahkan orang asli Inggris pun tidak semuanya bisa mendongeng, apalagi masih seusia SMP. Yap's, dia adalah siswi cantik Spensaka, Nabiyya Perennia. Admin sendiri kesulitan mengetik namanya karena hurufnya ganda, bercanda :). Baik lanjut, baru saja duduk di kelas 7E, siswi ini sudah menunjukkan prestasinya yang membanggakan. Dibawah asuhan Mam Aridyah Niken Harjanti, M.Pd dan Mam Titik Marwati, S.Pd, Nabiyya menemukan karier prestasinya. Dimulai dari seleksi tingkat sekolah, Nabiyya harus diadu dengan teman-teman sekolahnya. Seleksi tingkat pertama, sukses. Mari kita pergi ke tingkat Kabupaten Miss. Tanggal 5 April 2014, kita pergi berkompetisi di Tingkat Kabupaten Sleman. Tapi, apa yang terjadi disana admin tidak tahu, masalahnya tidak diajak, ha..ha... Tapi yang penting hasilnya, hari itu juga Nabiyya dinobatkan mewakili siswa SMP se-Kabupaten Sleman sebagai juara 1 FLS2N Story Telling SMP 2014 tingkat kabupaten/kota, dan berhak melaju ke tingkat provinsi D.I Yogyakarta. Mari kita berlatih lebih giat Miss.

Waktu yang sempit untuk berlatih membuat Mam Niken bekerja ekstra keras, ya tidak apa-apa, demi prestasi generasi unggulan spensaka, kata beliau, ya kira-kira begitu, admin hanya menduga lho, semoga tepat :). Persiapan matang dimulai. Properti, mental dan latihan dipersiapkan.O ya, pada kesempatan ini Nabiyya membawakan cerita pertama tentang Roro Jonggrang yang menolak cinta Bandung Bondowoso dan cerita kedua tentang Midas' Golden Touch, yaitu cerita rakyat dari Yunani tentang Raja dan putrinya dalam istana emasnya. Banyak properti pendukung yang harus dicari, seperti lesung asli, kotak-kotak candi, koin emas, kostum; dan masih banyak lagi.

Tidak sia-sia pengorbanan ini, tanggal 22 April 2014 kemarin, bertempat di Auditorium Dinas Dikpora Propinsi D.I Yogyakarta, Nabiyya membuktikan perjuangannya untuk menjadi yang terbaik. Nabiyya beradu dengan wakil dari 5 kabupaten kota terbaik. Luar biasa, semuanya membawakan cerita mereka masing-masing dengan penuh penghayatan. 3 peserta, Nabiyya (sleman), Kulonprogo, dan Gunungkidul kebetulan sama-sama membawakan cerita rakyat Roro Jonggrang, sedangkan perwakilan Kota Yogyakarta membawakan cerita tentang Selokan Mataram dan peserta dari Bantul
dengan percaya diri menyampaikan cerita Nyi Roro Kidul. Ada kejadian menarik disini, saking menghipnotisnya atau memang tidak ada yang tanggap, kecuali dewan yuri lho, dalam membawakan cerita, peserta ada kesalahan konsep berkokok ayam, apalagi ini, ayam punya logika berkokok. Ini dia masalahnya, ada peserta yang menirukan kokok ayam baru menumbuk lesung dulu, inilah salah satu kritikan geli yang disampaikan yuri. "Ya namanya juga anak bapak-ibu, apalagi ceritanya disadur ke bahasa asing, salah wajar, tapi cerita jadi tidak logis" komentar beliau.

Cerita berlanjut ke sesi dua, yaitu cerita internasional. Kali ini Nabiyya dengan cerita Midas' Golden Touch berganti peran menjadi seorang Raja. Dengan sentuhan tata rias Mas Bangkit, seketika "Roro Jonggrang" berubah penampilan menjadi Raja Yunani Midas yang gagah perkasa, ha..ha.., pakai mahkota lagi. Pada penampilannya yang kedua Nabiyya dengan gagah bersaing dengan kontingen dari Kulon Progo dengan "2 Brothers Egyptian Folktale", kontingen Gunungkidul dengan putri "Cinderella", kontingen Kota Yogyakarta dengan "Little Red Riding Hood" dan kontingen dari Bantul dengan "The Ugly Duckling". Semuanya cukup memukau, lancar dan menjiwai karakter tokoh masing-masing, dalam bahasa asing lho, hapal lho mereka ceritanya, jempol deh.

Walaupun semua peserta luar biasa menampilkan ceritanya masing-masing tetapi isi cerita yang memberikan keteladanan dalam menerapkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa, semangat kewirausahaan, kejujuran berprofesi, dan ekonomi kreatif, menjunjung tinggi tata nilai agama dan norma kehidupan dalam masyarakat, inilah yang dipilih yuri sebagai pemenang. Dan Nabiyya Perennia "Roro Jonggrang" Spensaka lah yang memiliki kriteria tersebut dan berhak  mewakili DIY menuju FLS2N SMP 2014 Nasional. Untuk itu marilah kita dukung Nabiyya dengan ketik "Nabiya[underscore]juara" kirim kepada Tuhan Yang Maha Pemurah disetiap doa ibadah kita supaya nama Spensaka dapat berkibar di tingkat Nasional melalui FLS2N Story Telling SMP 2014 di Semarang. Aamiin. [Adm.Brn]



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar fb dari tulisan berita diatas

 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas