Banner
jogja belajar
Login Member
Username:
Password :
Fans Page fb
Agenda
21 January 2018
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jajak Pendapat
Fullday School, siswa beraktifitas penuh di sekolah, pendapat Anda?
Setuju
Tidak Setuju
Tidak Peduli
  Lihat

Caroline Disya Bening P (9B), Sabet Runner Up Kihajar 2013 Tingkat Nasional

Tanggal : 11/15/2013, 15:54:54, dibaca 3056 kali.

SpensakaNews. Dunia Teknologi Informasi (TI) tidak ubahnya jembatan menuju peradaban manusia modern. Pendidikan dan ilmu pengetahuan menjadi modal dasar menyongsong peradaban masa depan. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan berdirinya Pemerintahan Republik Indonesia sebagaimana dimaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu perlu suatu sistem sosial untuk melakukannya termasuk di dalamnya adalah pendidikan untuk mencapai bangsa yang cerdas. Agar dapat melaksanakan semua kebijakan dan mewujudkan tujuan di atas, salah satu upaya yang ditempuh adalah pemanfaatan teknologi komunikasi.

Dunia TIK sangat luar biasa dan kian hari berkembang cepat. Untuk itulah perlu wadah pemanfaatan dunia TIK untuk belajar. Melalui Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekom) Kemdikbud menyelenggarakan program kompetisi edukasi jenjeng SD, SMP, dan SMA/SMK TIK bernama Kihajar (kita harus belajar). Kihajar adalah akronim yang sesuai untuk menggambarkan cikal bakal dunia pendidikan Indonesia berbasis yang dipelopori Ki Hajar Dewantara. Seperti dikutip dari http://kihajar.kemdikbud.go.id, Anugrah Kihajar 2013 bertujuan memberikan penghargaan kepada semua praktisi pendidikan Indonesia yang memanfaatan TIK untuk pendidikan.

Salah satu bagian Anugrah Kihajar 2013, Kuis Kihajar 2013 dapat dikuti seluruh siswa dari berbagai penjuru Indonesia. Kuis ini dapat dikuti dengan dua cara, yaitu menjawab kuis harian yang ditayangkan di TV Edukasi dan Kuis Kihajar On-line. Peserta terbaik per jenjang berhak mengikuti Kuis Kihajar Nasional 2013 di Jakarta. Kuis Kihajar tingkat nasional ini diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 11-13 November 2013. Melaui Dinas Pendidikan Provinsi atau Balai Tekkom Provinsi, duta-duta Kihajar tingkat provinsi akan diundang ke Jakarta untuk merebutkan peringkat bergengsi sebagai pemenang Kuis Kihajartingkat nasional.

Pada gelaran Kihajar 2013 ini SMP N 1 Kalasan mengirimkan dutanya Caroline Disya Bening Pramudya (9B) dan Husnul Latifah (9D) untuk mengikuti seleksi Kihajar tingkat Provinsi. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari yakni pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2013 di Gedung Balai Tekkomdik DIY dan diikuti 200 peserta yang terdiri dari 50 peserta jenjang SD/MI, 50 peserta jenjang SMP/MTs, 50 peserta jenjang SMA/MA dan 50 peserta jenjang SMK/MAK se-DIY. Hasil seleksi ini menempatkan Disya sebagai juara 1 provinsi dan Husnul sebagai juara harapan 1. Selanjutnya juara 1, Disya, berhak mengikuti Lomba Kihajar Tingkat Nasional di Jakarta 11-13 November 2013.

Pemenang Lomba Kihajar Tingkat Provinsi DIY yang mewakili DIY mengikuti Lomba KiHajar di tingkat Nasional adalah Nuridha Ajeng Dinira dari SDN 1 Bantul yang mewakili jenjang SD, Caroline Disya Bening Pramudya dari SMPN 1 Kalasan yang mewakili jenjang SMP, serta Andhina Adhalia dari SMAN 8 Yogyakarta yang mewakili jenjang SMA/SMK.

Sebelum berjuang di Jakarta, bertempat di kompleks Hotel Museum Batik, Kamis (7/11) juara setiap jenjang yang didampingi oleh guru pendamping dari masing-masing, mengikuti pengarahan dari Kepala Balai Tekkomdik DIY. Dalam arahannya, Kepala Balai Tekkomdik DIY yang diwakili oleh Drs. St. Mulyanta, M.Komp.

Selanjutnya sebanyak 126 siswa dari 32 Provinsi di seluruh Indonesia, mengikuti Anugerah KiHajar Tingkat Nasional Tahun 2013 di Jakarta. KiHajar Nasional Tahun 2013 secara resmi dilaksanakan di Hotel Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tanggal 11-13 November 2013. Pelaksanaan KiHajar Tingkat Nasional dilaksanakan seleksi dalam tiga tahap babak penyisihan di Hotel Falatehan Jakarta Selatan. Tahap pertama penyisihan, diikuti oleh seluruh peserta KiHajar, yakni sejumlah 126 peserta dari jenjang SD, SMP dan SMA. 126 peserta tersebut terbagi menjadi 42 peserta jenjang SD, 42 peserta jenjang SMP, dan 42 peserta jenjang SMA. Tahap pertama penyisihan, peserta mengerjakan soal kuis KiHajar secara online menggunakan server lokal yang dikerjakan melalui laptop yang telah disiapkan oleh panitia. Soal-soal tahap pertama penyisihan terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA dan IPS yang totalnya sejumlah 30 soal. Pada tahap ini, Caroline Disya berhasil lolos untuk menjadi 20 (dua puluh) siswa terbaik bersama wakil dari jenjang SD dan SMA kontingan DIY. Selanjutnya Disya melanjutkan ke babak penyisihan yang kedua yaitu untuk menyisihkan 10 peserta terbaik. Dan di babak ini dilalui Disya dengan hasil yang sangat baik. Selanjutnya Disya melaju ke babak Ketiga Penyisihan yang akan memilih 6 siswa terbaik, yaitu dilaksanakan dengan format wawancara. Masing-masing siswa akan diwawancara oleh 5 orang juri mengenai soal-soal untuk 5 mata pelajaran, yakni Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Menjadi tantangan tersendiri tentunya bagi para siswa, karena soal-soal yang biasanya tertulis, kali ini ditanyakan langsung oleh para juri. Luar biasa, Disya kembali lolos untuk melaju ke babak Grand Final. Bersama Andhina Adhalia (SMA 8 Yogyakarta), Disya menjadi wakil DIY di Grand Final Kihajar 2013 yang dilangsungkan Selasa (12/11) di Pustekkom, Ciputat, Jakarta Selatan.

Grand Final Kuis KiHajar ini terdiri dari 3 babak. Babak pertama dinamakan Babak Cari Kata. Dalam babak ini, MC akan membacakan soal, lalu apabila kontestan tahu jawaban dari soal tersebut, kontestan akan segera memencet bel. Kontestan yang tercepat memencet bel, maka dipersilakan untuk menjawab. Jawaban sudah disediakan pada layar, tetapi masih dalam bentuk rangkaian kata yang tergabung dengan jawaban-jawaban lainnya. Tugas kontestan selanjutnya adalah untuk menunjukkan rangkaian kata mana yang merupakan jawaban dari pertanyaan tersebut. Babak kedua dinamakan babak tebak gambar. Setiap gambar akan diberi 4 buah petunjuk. Babak ketiga, atau tahap terakhir dari Grand Final Kuis KiHajar, dinamakan babak Pertanyaan Singkat. Pada tahap ini, MC akan menanyakan pertanyaan singkat mengenai pengetahuan umum, lalu peserta akan segera memencet bel apabila mengetahui jawabannya.

Dan akhirnya setelah memalui perebutan nilai yang sengit, Disya berhasil menjadi Runner Up Tingkat Nasional Kuis KiHajar 2013, setelah juara 1 direbut oleh Alfi Yudhistira dari Provinsi Aceh. Dengan demikian Disya berhak menerima hadiah berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Pustekkom Kemdikbud, Dr. Ari Santosa, DEA., pada malam puncak Anugerah KiHajar tahun 2013, Rabu, (13/11) di Plaza Kemdikbud, Senayan. Selamat!

Sumber: Adm-Bhn; m.tok (http://btkp-diy.or.id); http://kihajar.kemdikbud.go.id



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar fb dari tulisan berita diatas

 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : stevenxswose -  [immyVor@curinghotdeal.com]  Tanggal : 15/12/2017
Hello. And Bye.


   Kembali ke Atas